Fungsi Inti GE IS215UCVEH2A
- Kontrol Real-time:Berfungsi sebagai pengontrol serbaguna dan ekspander I/O, kartu ini bertanggung jawab untuk akuisisi sinyal real-time, operasi logika, kontrol proteksi, dan komunikasi dengan sistem tingkat atas. Misalnya, dalam kontrol turbin gas, kartu ini dapat mengimplementasikan kontrol suhu ruang bakar tertutup dan proteksi kecepatan berlebih.
- Pemrosesan Sinyal:Kartu ini memiliki berbagai antarmuka sinyal, termasuk input analog (seperti 16 saluran input ±10V atau 4-20mA, resolusi 16-bit, dan akurasi ±0.1%), I/O digital (32 saluran, dapat diperluas hingga 128 titik), dan pemrosesan sinyal khusus seperti pemantauan kecepatan (input sensor resistansi magnetik, 0-20kHz), termokopel (tipe K/J), dan sinyal getaran (sensor ICP).
- Komunikasi:Kompatibel dengan rak Mark VI melalui bus backplane VME64 standar, dengan bandwidth hingga 80MB/s. Kartu ini juga memiliki dua port serial RS-232/485 dengan baud rate default 19.2 kbps untuk digunakan sebagai terminal HMI atau debug. Kartu anak (daughter card) juga dapat digunakan untuk mendukung Ethernet 10/100 Mbps dan protokol seperti SRTP dan Modbus TCP.
- Dukungan Perangkat Lunak:Sistem operasi real-time seperti QNX atau VxWorks 5.5 biasanya digunakan, bersama dengan alat pemrograman ToolboxST untuk pemrograman logika IEC 61131-3.
Prinsip Operasi
- Perangkat Keras:IS215UCVEH2A menggunakan mikroprosesor berkinerja tinggi, seperti seri PowerPC 603e atau Freescale MPC8xx, dengan kecepatan clock 200-300MHz. Dilengkapi dengan 16MB SRAM untuk tugas real-time dan 32MB Flash memory untuk menyimpan firmware dan parameter konfigurasi. Selama pengoperasian sistem, mikroprosesor mengumpulkan data melalui berbagai antarmuka, memprosesnya, dan mengirimkan hasilnya melalui antarmuka keluaran yang sesuai untuk mengontrol perangkat eksternal atau memberikan umpan balik status berdasarkan sinyal input dan logika kontrol yang telah ditetapkan.
- Perangkat Lunak:Sistem operasi real-time memastikan bahwa sistem dapat merespons berbagai peristiwa dan sinyal dalam jangka waktu yang ditentukan. Sistem operasi mengelola penjadwalan tugas, alokasi memori, dan penanganan interupsi, memungkinkan banyak tugas berjalan secara bersamaan dan memastikan kontrol yang real-time dan andal. Logika kontrol dan algoritma yang diprogram oleh pengguna menggunakan alat pemrograman disimpan sebagai kode di Flash memory dan dimuat ke dalam memori saat runtime untuk dieksekusi oleh mikroprosesor, mencapai kontrol yang presisi pada turbin gas atau uap.
