CE620 444-620-000-011 Akselerometer Piezoelektrik – Vogi international

Vogi international

CE620 444-620-000-011 Akselerometer Piezoelektrik

Nomor Modul CE620
Nomor Pesanan 444-620-000-011
Harga Satuan $3000
Negara Asal Swiss
Berat 0,65 KG
Sertifikat C/O dari Kamar Dagang
C/Q dari Pabrikan
Garansi 12 Bulan
Jumlah Stok 10

CE620 444-620-000-011 adalah sensor getaran presisi tinggi yang dirancang untuk pemantauan mesin industri. Sensor ini banyak digunakan di pembangkit listrik, minyak & gas, serta manufaktur berat untuk memastikan keandalan peralatan dengan mendeteksi getaran abnormal.

CE620 444-620-000-011Parameter Kunci

Parameter

Nilai

Nomor Model

CE620 444-620-000-011

Campo di Misura

±2 mm/s hingga ±100 mm/s (kecepatan)

Respons Frekuensi

4 Hz hingga 1000 Hz

Sinyal Output

4-20 mA (2 kabel)

Catu Daya

18-30 VDC

Suhu Operasional

-40°C hingga +85°C

Tingkat Perlindungan

IP67

Material Rumah

Baja Tahan Karat

Tipe Koneksi

Konektor M12x1

Bank Penerima: CITIBANK N.A.
Alamat Penerima: Champion Tower, Three Garden Road, Central, Hong Kong
Penerima: Vogi International Trading Co., Limited
Nomor Rekening: 395714900
Kode Bank: 006 Kode Cabang: 391
Kode Swift: CITIHKHX (CITIHKHXXXX * Jika 11 karakter diperlukan)
Syarat Pembayaran: T/T

Fitur Utama

CE620 444-620-000-011 menawarkan konstruksi kokoh, akurasi tinggi, dan stabilitas jangka panjang, menjadikannya ideal untuk lingkungan industri yang keras. Respons frekuensi lebarnya memastikan deteksi andal terhadap anomali getaran. CE620 444-620-000-011 juga kompatibel dengan sebagian besar sistem kontrol industri berkat keluaran 4-20 mA yang terstandarisasi.

Perbandingan Model

Fitur

CE620 444-620-000-011

Model Pesaing X

Model Kompetitor Y

Campo di Misura

±2 hingga ±100 mm/s

±1 hingga ±50 mm/s

±5 hingga ±200 mm/s

Respons Frekuensi

4 Hz - 1000 Hz

10 Hz - 800 Hz

2 Hz - 1500 Hz

Sinyal Output

4-20 mA

0-10 V

4-20 mA

Daya Tahan

Baja Tahan Karat (IP67)

Aluminium (IP65)

Baja Tahan Karat (IP68)

Terbaik Untuk

Penggunaan industri umum

Mesin ringan

Kondisi ekstrem

Gambar 1